Tampilkan postingan dengan label Cerita Misteri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Misteri. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 Mei 2013

Vila Angker

assalamualaikum13%255B1%255D.png 

images.png


Ceritanya gini sob dulu waktu masih SMA saya sebagai anggota OSIS, kebetulan waktu itu baru naik kelas XI SMA  jadi saya melantik anak-anak OSPEK gitu.Waktu itu hari sabtu acaranya di laksanakan di sebuah vila yang saya rahasiakan namanya.

Tempatnya enak banget, sejuk damai tenang jauh dari kebisingan kendaraan dan polusi, masih asri di tambah lagi pemandangan tengah sawah yang membentang pohon-pohon padi yang memanjakan mata cocok banget dech buat menenangkan diri. Lanjut ke vila, Bangunannya tidak seperti vila-vila biasanya posisi vilanya pun unik ada 3 bangunan. Bangunan pertama yang kita jumpai berada di bawah jauh dari 2 bangunan lainnya sementara 2 bangunan lagi berdempetan. Akhirnya panitia memutuskan  untuk menggunakan bangunan yang berdempetan karena yang satu kejauhan jadi takut peserta tidak terawasi.

Di hari pertama acara demi acara berjalan lancar tanpa hambatan, tibalah tengah malam saat semua peserta sudah terlelap tidur sekitar jam 01.00.Panitia masih berjaga berkeliling-keliling vila, saya sich sudah cape jadi berjaga di depan kamar peserta sama 2 cowo 3 cewe temen saya, sambil gitar-gitaran nyanyi-nyanyi.Tiba-tiba 3 temen ane Fitra(cowo), Rudi (cowo), Lia (cewe) yang habis keliling datang langsung duduk dan terdiam tanpa kata.

Spontan saya bertanya "kenapa sich? kok pada diem aja kalau udah pada ngantuk tidur aja ???" ucapku. Fitra dan Rudi mulai membuka pembicaraan mereka bilang melihat orang tanpa kepala di bangunan yang tepisah di bawah. Di tengah pembicaraan temen, Lia teriak-teriak nyuruh kami pergi "pergi kau  ! pergiii....!!!" terus teriak-teriak menyuruh kami pergi, tiba-tiba Lia pingsan. Segera kami membawa dia ke  ruang panitia di situ dia ternyata kerasukan penunggu vila yang tidak suka dengan kehadiran kami di sana yang membuat dia dan penghuninya merasa terganggu. Sambil menunggu lia di sadarkan ane sama 2 temen cewe ane (Taty dan Irma)  duduk-duduk di depan kamar, di atas pintu kamar ada lukisan abstrak yang sepintas gak jelas gambar apa, tapi 2 temen cewe saya merhatiin saja tuch lukisan, sampai dua-duanya kaget liat gambar yang ada dilukisan bisa gerak mereka bilang itu lukisan gambar cewe  tapi matanya dari tadi liatin kita terus. Gak lama kemudian mereka gak sadar secara bersamaan. Sedangkan si Lia aneh teriak-teriak "mau ikut....!  mau jadi putri...!". Gak tahu maksudnya apa. Jam 3 pagi mereka baru bisa di sadarkan. Belum sempet tidur saya dan panitia yang lain sudah harus menyiapkan segala-sesuatunya untuk acara di hari kedua. Mulai dari siapin sarapan dan acara-acara lainnya untuk mengisi acara pentutupan tersebut.

Minggu paginya saat semua sedang sarapan lagi-lagi Lia kesurupan dan acara yang sudah tersusun dengan sedemikian rupa akhirnya berantakan, kemudian di batalkan dan para guru memutuskan menutup acara itu dan pulang untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan lainnya.

Tidak usai sampai di situ,,,,,,,,,

Hari senin hari pertama menjadi siswa di sekolah. Lia, Taty, dan Irma tidak hadir di sekolah tanpa kabar dan berita, pulang sekolah saya sama petugas kelas cari informasi ke rumah mereka. Ternyata mereka seperti orang yang ga sadar atau mungkin memang tidak sadar. Mereka bertiga di tempat yang berbeda dalam keadaan yang sama lemas dan cuma bengong dengan tatapan kosong.

Kami pun gak tinggal diam kami melapor kepada Pembina OSIS di sekolah kalau keadaan mereka seperti itu. Pembina OSIS kami pun berkonsultasi dengan Guru agama di sekolah kami.Lalu di lakukanlah penerawangan gaib. Dari hasil penerawangan itu ternyata vila tersebut adalah sebuah kerajaan JIN yang istananya sangat megah dan penguasa kerajaan JIN tersebut menjadikan Lia seorang putri kerajaan sementara Taty dan Irma di jadikan dayang-dayangnya.

Dengan ilmu yang saya juga ga faham Guru saya menjemput jiwa ke tiga temen si Lia, Taty dan Irma yang masih nyangkut di vila alias Istana Kerajaan JIN itu.
Tapi setelah kejadian itu Lia jadi bisa liat makhluk halus bahkan bisa komunikasi dengan makhluk tak kasat mata, sekarang pintu mata bathinnya terbuka.


wassalam.jpg?w=450









Posted   :   amrana

Sabtu, 20 April 2013

Pocong memang bencong

images.png 
Kejadiannya pada tahun tahun 2002, waktu itu saya masih berumur 12 tahun, tetapi sampai sekarang masih tidak bisa melupakan kejadian tersebut, begini kisahnya...



Jadi di daerah saya, ada yang namanya by pass (jalan antar provinsi lurus, sepi dan tanpa penerangan). Tempat tersebut sering terjadi kecelakaan, namun tempat itu juga sering dipakai masyarakat sekitar dipakai rute lari pagi.
Pada hari itu sekitar jam 4 sore. Datang kabar kecelakaan motor dengan truk (adu kerbau). Setelah ramai dan terdengan kabar, bahwa kecelakaan tersebut korbannya adalah seorang tukang ojeg yang sedang membawa muatan (penumpang bencong). Beritanya, tukang ojegnya koma, dan dilarikan ke Rumah Sakit, sedangkan bencongnya meninggal ditempat dengan luka cukup parah dibagian kepala (otaknya keluar). Kabarnya juga si bencong tersebut tidak mempunyai identitas dan sanak famili di daerah sekitar. Sang korban tukang ojeg pun tidak bisa dimintai keterangannya (keadaan koma)".

Karena situasinya yang buru-buru atau bagaimana saya kurang tahu entah kenapa alasannya jenazah bencong tersebut akhirnya tidak sempat dishalatkan, namun tetap dimandikan dan dikafankan seperti biasanya. Warga sekitar pun kebingungan akan keberadaan jenazah tersebut, mencari familinya pun tak ditemukan disekitar kampung itu, diutusnya beberapa orang warga untuk mencari famili sibencong didaerah sekitar dengan harapan keluarganya akan tahu dan datang ketempat tersebut, akan tetapi yang ditunggu-tunggu tak kunjung tiba walaupun beritanya sudah disebar sampai pukul 9 malam. Akhirnya dengan terburu-buru malam hari itu juga jenazah bencong tersebut dikuburkan, walaupun dengan pengantarnya yang cuma segelintir orang.

Sebenarnya warga sekitar merasa ada kejanggalan dan kecemasan, karena merasa ganjil dengan jenazah yang tidak dishalatkan, namun semua hanya disimpan dalam hati. Setelah semua warga pulang dari tempat pemakaman tersebut dan pulang ke rumahnya masing-masing. Tidak berlangsung lama kira- kira 3 s/d 4 jam berikutnya, Warga geger..!!  3 orang yang sedang melakukan ronda yang salah satunya abang saya dengan tanpa sengaja melihat hantu mayat yang tadi malam baru saja dikuburkan, menampakan diri sebagai "pocong" yang katanya masih ada bercak-bercak darah bekas tabrakan sore tadi dikepalanya. Pocong tersebut menatap mereka sepertinya dengan wajah yang "memelas". Biarpun memelas namanya juga pocong akhirnya kontan abang saya dan 2 orang temannya yg sedang ronda itupun pulang lari terbirit-birit sampai ada yang pipis dicelana, sambil teriak2.. "pocong..pocong... pocong bencong mboo...". warga sekitar pun gempar.

Mendengar orang teriak-teriak, dan abang saya yang masuk kekamar dengan tergesa-gesa dan gaduh membuat saya yang tertidur pulas akhirnya bangun. Lalu saya ditenangkan sama abang saya: "sudah tidur lagi aja, ngga ada apa-apa kok". namun nafas abang saya waktu itu masih ngos-ngosan nggak karuan dan keringatnya yang mengalir deras membuat saya penasaran, ada apa ya...? Saya pura-pura tidur, sambil ngeliatin apa yg dilakukan abang saya saat itu.
Dengan rasa tidak percaya, pas waktu abang saya mengintip lewat gorden kaca jendela kamar.. Jreengg...!! Tiba-tiba itu muka pocong melongok persis ketika abang saya membuka jendela, kontan abang saya ngejengkang dan langsung pingsan... secepat kilat saya tutup muka saya pakai selimut, dengan tubuh gemetar hebat saya menutup mata dan ngumpet dibalik bantal sampai akhirnya saya semaput juga. Semua orang warga dikampung itu masuk dan menutup pintunya rapat-rapat, tidak ada yang berani keluar rumah , warga yang lain juga sampe ada yang kesurupan, sampai adzan subuh saya baru tersadar.

Singkat cerita besoknya, warga bertemu dengan keluarga si jenazah dan mereka semua kembali mendoakannya. Dan semenjak itu pulalah penampakkan pocong bencong pun berakhir.. Ditulah tempat daerah saya dulu geger di satronin mayat pocong. Sampai saat sekarang saya ngga mau mengingat "bagaimana" itu tampang pocong bencong yang melongok dijendela kamar saya ( hiyyy... amit-amit jabang bayi).

wassalam.jpg?w=450
Posted   :   amrana

Sabtu, 09 Maret 2013

Maling Sakti anti tangkap

images.png 

Met jumpa lagi dimalam jum’at yang sesunyi dan mencekam ini sob, walaupun begitu tetap saya posting sesuatu yang misteri.... semoga anda tidak sedang sendirian membaca ceritanya, sangat menyeramkan..... cerita ini saya sunting dari blog teman.
Selamat menikmati....   hihihihihi......

 


Begini ceritanya sekitar tahun 2006 silam di desaku sedang gempar-gemparnya aksi pencurian,perampokan bahkan hampir perusakan tapi ini bukan dilakukan oleh maling biasa melainkan maling jadi-jadian. Antisipasi dilakukan berbagai warga dan juga aparat keamanan sampai satu truk berisi tentara di kerahkan. Sebenarnya ada banyak sih ceritanya tapi ane ceritain yang ane inget deh

Karena desaku luas jadi di dirikan berbagai pos keamanan di berbagai desa saat itu salah satu hansip sebut saja pak toni dan 4 anak buahnya berjaga di pos perbatasan desa saat pak toni patroli mengelilingi desa dia melihat sebuah sepeda motor tanpa plat nomor di parkir di depan ruko warga saat di senterin ke arah genteng ruko itu jrreeennggg ada seorang maling berbakaian serba hitam namun anehnya dia melihat sesosok mirip kuntilanak bersama maling itu saking takutnya karena sendirian pak toni langsung lari kearah pos jaga yang lumayan jauh dari kejadian, saat kembali bersama temen jaganya kerumunan warga sudah menggelilingi rumah tersebut dan ternyata rumah tersebut sudah kebobolan.. Canggih nggak tuh malingnya...

Berselang 3 hari dari kejadian di atas kasus pencurian kembali terjadi di salah satu rumah warga yang termasuk di bilang orang kaya kejadian sekitar pukul 02.30 para hansip pulang kerumah masing-masing karena termasuk sudah pagi para warga mulai pergi berbelanja ke pasar namun salah satu hansip sebut saja pak joko sedang pulang melewati jalan setapak di samping rumah tersebut dia melihat orang sedang melompat melewati tembok setinggi 8 meter lalu tak lama berselang terdengar suara teriakan orang "maling.... maling...!! " terdengar dari dalam rumah pak joko langsung lari masuk kedalam rumah tersebut dan mendapati 1 keluarga di ikat di ruang tamu dan melihat kamar mereka berantakan. Hiiy..

Berselang 1 minggu kemudian desa sempat damai dan tenang namun warga kembali di gegerkan dengan pencurian di salah satu rumah seorang guru silat sebut saja pak Joyo di desa ini saat tengah malam seluruh keluarga pak Joyo tidur di kamar sambil mengunci pintu kamar dan siap siaga dengan pentungan hanya pak Joyo yang tidur di luar kamar namun saat pak Joyo mulai memejamkan mata terdengar suara langkah kaki di atas genteng dapur dan "bruuk...!" seperti kejatuhan batu genteng roboh, pak Joyo langsung berlari ke dapur dan mendapati seorang dengan baju serba hitam pak Joyo langsung memukul orang itu namun orang itu sehat-sehat saja terjadi pertarungan sebenarnya maling itu tidak bisa ilmu bela diri hanya maen tonjok (kata pak Joyo) namun kekuatannya sangat besar bahkan tulang kaki pak Joyo di patahkan maling tersebut lalu maling itu berjalan ke arah pintu kamar dan dengan sekali dobrakan pintu tersebut terbuka dan maling itu lalu mengambil perhiasan lalu pergi dengan cara mendobrak pintu belakang

Setelah kejadian tersebut seluruh hansip tidak hanya membawa pentungan dan senter melainkan senapan dan juga pistol. pada saat jaga malam salah satu hansip sebut saja pak Kahar sedang mengawasi sekeliling namun pada saat menyenteri ke arah rumah warga pak Kahar melihat babi ngepet lalu dia langsung berteriak”babi ngepet !!” dengan kencang 3 hansip dan 7 warga pun berlari ke arah pak kahar dan mengejar babi tersebut 4 tembakan dilakukan namun tidak ada yang kena. babi itu berlari ke arah lahan jati warga namun naas dia terkena jebakan betmen(jebakan kelelawar) tapi berhasil lolos...

Kali ini kejadian tidak jauh dari rumah saya melainkan tepat di samping rumah saya sekita 23.30 terdengar suara motor sedang mengerem "ciiit....!!!", saya pun terbangun lalu membangunkan bapak saya kami berdua menengok ke luar jendela dan mendapati motor di depan rumah tetangga saya langsung membuka pintu lalu keluarkan dan membawa 3 batu besar lalu pintu rumah tetangga di dobrak bapak saya. saya langsung berlari masuk dan mendapati maling itu lari ke arah depan serempak saya lemparkan 3 batu tersebut dan mengenainya namun tampaknya maling itu sehat-sehat dan seperti tidak dirasakannya, lalu dia lari menggunakan sepeda motornya dan hilang entah kemana padahal sudah di kejar naik motor

Berselang 5 hari kembali terjadi perampokan di salah satu KSP (Koperasi Simpan Pinjam) namun ada salah seorang warga sebelum kejadian dia sempat melihat pemuda berkulit sawo matang berbaju abu-abu dan memakai celana jeans biru sedang mengendong sebuah karung beras yang seperti berisi batu, lalu pemuda itu beristirahat di teras KSP tersebut, mungkin cuma orang istirahat pikirnya, lalu dia kembali tidur. Namun keesokan paginya di depan KSP tersebut terdapat mobil polisi dan juga garis kuning, Koperasi tersebut kebobolan..! Dilokasi tidak ada kaca yang pecah, genteng yang ambrol maupun pintu yang telah dijebol, brangkaspun tidak rusak, yang ada hanya uang di dalam brangkas tersebut hilang... Canggih nggak tuh malingnya... :)

Setelah beberapa lama menghilang kabar itu maling, para sesepuhn desa memanggil "orang pintar" untuk mendeteksi keberasaan itu maling sakti, akhirnya terdengar kabar bahwa rumah pak Eko akan jadi sasaran berikutnya seluruh personel polisi pun menyiapkan jebakan untuk maling tersebut dan betul maling itu datang ke rumah pak Eko di lihat oleh sekitar 40 orang maling itu meloncati pagar rumah pak Eko (bukan memanjat) karena di dalam ada polisi maka para polisi yang diluar rumah bersikap santai saja, akan tetapi saat terdengar suara tembakan semua polisi keluar dari persembunyian lalu maling itu keluar dari rumah dan "dor...! dor...! dor...!" tembakan dilakukan. Seharusnya sekitar 8 peluru bersarang di tubuhnya namun sama sekali tidak ada akhirnya maling itu ditangkan dan di penjara di rutan kelas 1. saat di interogasi dia mengaku menjalankan aksinya sendirian namun setelah saya pikir-pikir kalo dia sendirian, yang jadi babi sama kuntilanaknya kemana??